Sekembalinya dari Alfamart mobil masuk ke area parkir sebuah hotel yang tadi sudah dipesan oleh Juned, hanya parkirnya pindah ke tempat yang berdekatan dengan kamar yang dipesan.Dengan gugup aku turun dari mobil rasanya bercampur aduk dengan rasa takut ketemu dengan orang yang mengenali aku, ternyata diluar perkiraanku, Juned nampak jalan beriringan denganku tanpa rasa malu ataupun canggung, seolah kami ini adalah suami istri, sehingga aku berasa nyaman dan terlindungi.
Naik ke lantai 3 dengan menggunakan lift dan pas keluar lift belok kiri disitulah kamar yang dipesan Juned. Klik kunci pintu dibuka dan kami masuk, tanpa menunggu waktu lama, aku ijin sama Juned untuk mandi karena aku takut badanku bau keringat.
Selesai mandi aku keluar dari kamar mandi nampak Juned sedang menonton TV duduk dipinggir kasur, begitu melihat aku berselimut handuk Juned langsung menghampiriku dan aku berujar : "Aa, aku pake baju jangan ?" tanyaku,... Juned menjawab "Ga usah ya hehehe,..."Handuku Juned lepas dan dilap semua bagian punggungku sama Juned dan aku dibimbing untuk naik ke kasur lalu aku diselimuti oleh selimut yang ada diatas kasur itu,.. uuuuuhhhh,... diluar perkiraan, Juned begitu perhatiannya padaku.
Disudut mataku aku curipandang pada Juned, aku sudah telanjang tanpa sehelai benangpun dikasur, juned ngapain dalam pikirku. Juned terlihat melepas baju dan celana, namun masih membiarkan celana dalamnya nempel, lalu naik ke atas kasur. Juned memeluku dari belakang sehingga badanku yang kedinginan setelah mandi dihangatkan oleh tubuh juned yang nempel sambil tiduran.
Seluruh tubuhku bergetar terasa darah disekujur tubuh berdesir hebat, karena selama aku dekat dengan lak-laki belum pernah diperlakukan seperti ini, semua serba kasar jauh dari kemesraan.
Sedikit aku tulis pengalamanku selama berumahtangga dengan alm suamiku :
Aku setiap diajak melakukan hubungan suami istri selalu diperlakukan kasar, dicambuk sabuk, disulut rokok dll, maaf hal ini bukan ada maksud untuk menjelekan pasanganku, namun apa yang aku rasakan perlakukan dari Juned sungguh jauh berbeda ibarat langit dan bumi.
Aku setiap diajak melakukan hubungan suami istri selalu diperlakukan kasar, dicambuk sabuk, disulut rokok dll, maaf hal ini bukan ada maksud untuk menjelekan pasanganku, namun apa yang aku rasakan perlakukan dari Juned sungguh jauh berbeda ibarat langit dan bumi.
Tanda-tanda kejantanan Juned mulai nampak dan terasa ada yang mengganjal di bokongku, tapi aku diam dan merasakan hangatnya pelukan Juned yang masih melingkar dileher dan dadaku.
Sesekali Juned mengelus payudaraku yang sudah tidak terhalang sehelai benangpun, membuat aku geli keenakan, lalu Juned sambil ngobrol canda tangannya membelai tubuhku bagian depan hingga Memekku disentuhnya, membuat aku terangsang dan akhirnya aku merubah posisiku menjadi terlentang.
Juned mengelus-elus belahan memekku, semakin berdesir darahku, membuat aku merem melek merasakan geli keenakan. Tak lama Juned pun membalikan badannya menjadi terlentang dan membuka celana dalamnya, lalu tangannya mengelus memekku lagi memainkan belahan memekku.
Aku lihat kontol Juned sudah berdiri tegak, tak tahan aku ingin memegangnya namun aku masih malu, akhirnya ku beranikan diri untuk menyentuh kontol Juned, begitu ku pegang "Waw, keras dan panjang", tapi tak lama aku sentuh langsung aku lepas lagi, rasa maluku belum hilang walaupun Juned tidak melarang atau memintanya untuk disentuh.
Tanpa komentar yang saling menahan hasrat, Juned berkata : "Yank, masukin ya kontolnya ke memek ?" Aku ga menjawab cuma memeluk Juned dan membiarkan tubuh ku dihimpit tubuh Juned.
Pemanasan kami masih sangat kaku karena masing-masing masih ada rasa malu, mungkin karena baru pertamakali ngobrol dengan bahasa tubuh hehehe.....
Juned mengecup bibirku dan menciumi leherku sambil terasa kontolnya mulai nempel dimemekku, uuuuhhhhssss hangat hangat merangsang kepala kontol juned terasa saat menempel dibibir lubang senggama memekku,... perlahan namun pasti kontol juned terus masuk memaksa lubang memekku menganga, ada sedikit perih dilubang memekku saat kontol juned masuk, mungkin karena sudah lama ga bersetubuh. Terlihat Junedpun rada menahan tusukan kontolnya dan berkata : "Yank, memek ayank ko masih sempit begini ?", aku hanya senyum dan membiarkan Juned menikmati memek sempitku.
Rupanya Juned pinter membuat pasangan terangsang agar lubang memekku basah, dia tidak menusukan kontolnya sekaligus masuk semua, namun ditusuk cabut dengan menambah dalamnya tusukan sedikit sedikit lebih dalam.
Disaat Juned mencabut keluar semua kontolnya dari memekku, kepala kontolnya menyentuh itilku sampe aku kaget kegelian, rasanya seperti gimanaaaaaaa gitu, itilku tersentuh kepala kontol yang sudah basah oleh licinnya cairan memekku.
Junedpun terbawa kaget dan bertanya kepadaku "Kenapa, sakit ya ?"... Aku tertawa lirih sambil menutup mulutku karena malu, "Engga Aa,.. kaget aja, geli geli enak.... tak pernah tersentuh itilku setelah ditinggal suami",..
Junedpun terbawa kaget dan bertanya kepadaku "Kenapa, sakit ya ?"... Aku tertawa lirih sambil menutup mulutku karena malu, "Engga Aa,.. kaget aja, geli geli enak.... tak pernah tersentuh itilku setelah ditinggal suami",..
Juned hanya tersenyum dan mencoba memasukkan kembali kontolnya ke memekku. Tak tahan kayanya Juned dengan permainan itu, tak menunggu lama lagi setelah terasa memekku basah dan siap ditusuk, Juned mendorong perlahan dan Bleeeepppph.... kontol Juned masuk semua ke liang memekku, aku sedikit menganga saat tekanan kontol Juned menyentuh dalam memekku.
Juned mulai menarik dan mendorong kontolnya berirama, aku mulai tak tahan merasakan kenikmatan di ewe Juned sampe kontol amblas dan itilku tersentuh sentuh pangkal kontol juned. Kurasakan tusukan kontol Juned semakin membuat darah berdesir, aku hanya bisa mengigit bibir merasakan kenikmatan disodok kontol Juned sambil menggeleng gelengkan kepala kekiri dan kekanan, makin lama makin terasa seperti ingin pipis namun aku tak sanggup untuk menghentikan tusukan kontol Juned yang gede, panjang dan keras itu, hingga akhirnya aku merasakan memekku aktif berdenyut dan uuuuuuuuuhhhhssssss,.. seluruh otot tubuhku mengejang dan apa yang terjadi aku baru saja merasakan kenikmatan yang sangat memuncak hingga terasa memekku basah kuyup, rupanya aku klimaks memuntahkan cairan kenikmatan yang pertama selama aku bersetubuh.
Bersambung ......
Untuk melanjutkan ke Bagian ke #3
